Kamis, 17 November 2011

Solatmu Sayangku...!!!

Berkisah ” dari sebuah acara pengajian “…. Tak paham dan mengerti mengapa tiba-tiba rasa itu datang penuh dengan benci ketika melihatnya….!! Entahlah harus bagaimana lagi ketika rasa benci itu kini berbalik membunuhku dengan rasa berjuta sayang padanya. ” Melihat wajahmu enggan dan muak ” karena aku tau kamu orang yang sangat religius sekali dan paham sekali akan ilmu agama. Di tiap pertemuan ketika pengajian kamu selalu memberikan jawaban pada tiap pertanyaan teman-teman yang bertanya akan masalah agama.

Taukah kamu aku orang yang sangat penuh dosa dan tak paham akan ajaran agama islam yang ku anut. Aku suka akan dunia malam, minuman keras, tongkrong tiap malam ditempat yang gak benar,  namun ketika dipertemukan Allah Swt ketika di pengajian Tahlil di rumah temanmu yang juga temanku untuk acara 7 hari setelah meninggalnya orang tua temanku itu. Dihari tiap 1 minggu sekali acara tahlil itu kamu selalu datang dan tatapan mata tajam mu sudah paham akan apa yang aku rasa. Yah ” aku suka kamu dan aku sudah jatuh hati padamu”.

Namun hingga waktu terus berlalu dan dalam hitungan bulan ku coba selalu berusaha luluhkan hatimu untuk dapatkan balas rasa suka dan sayang ini. Tapi kamu acuh tak pedulikan rasa ini ” selalu kamu palingkan wajahmu dari ku”. Lalu aku pun mencoba berperan seperti Film ” Kiamat Sudah Dekat” yang diperankan oleh Andre Taulani dimana ingin menjadi lebih baik dan beriman kepada Allah Swt.

Bertanya akan pemahaman tentang ilmu agama islam pada dirinya membuat dia mulai mau berbicara dan ngobrol untuk menjawab tiap pertanyaan yang aku ajukan. “Oooo, dengan ilmu agama dia baru bercerita”… Sungguh kamu sudah meluluh lantahkan hati ini dengan keimananmu itu..!! Aku pun mencoba belajar banyak darinya mengenai arti solat 5 waktu. Yah jujur saja untuk menjalankan solat 5 waktu aku malas sekali dan mendengar dia bercerita akan kewajiban seorang muslim seperti apa dan bagaimana, perlahan rasa ingin selalu menghadap Allah Swt dan berserah diri pada Nya begitu kuat di hati.

Belajar pelan-pelan untuk ikuti caramu bersujud pada Nya menggetarkan nadi ku dan jantungku,, Kamu begitu rajin beribadah. Aku benar-benar sangat menyayangimu karena agamamu dan bukan karena rupamu. Kamu ajarkan aku bagaimana kita ini harus selalu bersujud pada Allah Swt. Ketaatanmu dan rasa takut mu pada Allah akan dosa meninggalkan solat 5 waktu terlihat jelas dimataku, “Dimana ketika kita berdua pergi jauh dan sudah datang waktu solat kamu melihat jam menunjukan pukul 18.20 wib waktu solat magrib, kamu menarik tangan ku untuk turun dari Busway berjalan menuju “Citra Land Mall” mencari mushola dengan tergesa-gesa lalu sesampainya di mushola ” Ayo buru sholat dulu waktu magrib sudah mau habis”. Serumu..!!

Bergulirnya waktu telah merubah keadaan dimana dulu aku benci kamu dan kamu pun acuh tak pedulikan aku sekarang ini berbalik. Aku sekarang jatuh hati padamu dan kamu pun sekarang semakin peduli dengan ku, ya terimakasih rasa benci dan acara Tahlil dengan begini aku bisa bersama-sama dengan dia sekarang. Terimakasih ya Allah Swt, semoga ini akan menjadi baik buat kami berdua sekarang dan kedepanya. Ku tinggalkan dunia gelap ku karena takut dosa dan nasehat mu telah merubahku, ” Solat sayangku” Serumu…!!”.

Hati Yang Terdalam...??

Mereka marah,,
Mereka senang dan tertawa,,
Mereka tak ingin melihat kita,,

Baiklah,,,
Tidak ada perkara lagi dengan mereka,,
Biarlah tersembunyi di hati,,
Perasaan ini.... Entah berujung kemana...???
dan terhenti sampai kapan....???

Namun tetap kita menjaga hati...
Untuk kasih mereka semua,,
Tiada luka, kecewa, sedih dan air mata....!!!
LOVE U..... ^_^

Jumat, 28 Oktober 2011

Beri Kata Buatku

Lewat kata....
Terurai kisah dan kasih
Bukan lewat mata....
Yang mampu ucapkan kisah dan kasih
Waktu....
Begitu terekam
Memori dalam kisah dan kasih
Bukan waktu....
Yang memberikan
Tapi kita diberikan waktu
Untuk merekam kenangan kisah dan kasih.... (^_^)

Minggu, 31 Juli 2011

Terang Mu

Terangkuh dalam diam
Enggan berucap jika salah kata
Berang mendengar… hati terhentak mulut berteriak….
Dilema
Pada garis takdir kehidupan….

Ketika jalan nyata namun gelap
Angin menerjang kosong dan yang rapuh
Tiada yang mampu menopang jika karam….
Ingat Tuhan….

Bawalah nyata jangan hayal
Jiwa merasa tegar akan hantaman ombak dan badai
Sekuat iman selalu mengingat NYA
Dan kekal abadi bahagiamu tak tersesat…..

Rabu, 27 Juli 2011

Satu Isyarat

Malaikat tolonglah…
Temani keabadianya sendiri disana
Cantik temaram bulan
Menghidupkan kematian sunyi
Pecah , riuh dan terkoyak
Suara srigala malam……
Terdengar ,,

La..la…la….???
Suara itu terdengar ditelingaku
Siapa gerangan dirimu nan malu
Sembunyi dari balik rerimbunan liar

Hati bergetar , langkah terjuntai memeluk bumi
Sakitnya , kejamnya melihat bayang

Tiba-tiba….
kudapati bayang itu
Yang telah hilang satu bulan lalu
Di hari terakhirnya, genggaman itu
Isyarat enggan pergi jauh
Tuhan sayang kamu Kak, pergilah…

Senin, 25 Juli 2011

"Mati Rasa"

Sakit bersandar dalam hati
Hilang arah bersandar dalam pikir
Jiwa bersandar dalam Raga
Membusung dada tak nampak gagah
Raga tak berdaya menopang keluh

Tolong beri setitik embun padaku
Jangan biarkan kerontang dahan
Menjatuhi bumi
dan menyapu debu hembusan angin
menghilang dan musnah

Sudah cukup,,,
Satu, dua, tiga kali
merasa dan dirasakan…
Hati, arah dan jiwa membeku adanya